PEMPROV JATIM, KONSENTRASIKAN PEMANTAPAN MUTU DAN KEAMANAN PANGAN LUMAJANG

0
316

 

sigempalnews siang,  10/4/18

Bersama jajaran Dinas Ketahanan Pangan (Dinas Ketapang) Lumajang dan para Ibu/para Wanita pengelola pangan (TP.  PKK Kec,  Desa,  produsen pangan olahan, pengelola Kantin Sekolah dan Ponpes) , Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov Jatim menggelar Sosialisasi Peningkatan /Pemantapan Mutu dan Keamanan Pangan Lumajang. Selasa, 10/4/18.

” Pangan,  merupakan kebutuhan hakiki manusia. Dan di tangan para Ibu dan Kaum Wanita yang sesungguhnya pangan sehat dan aman dikelola dan dihasilkan ” demikian Paiman Kepala Dinas Ketapang Lumajang mengawali sambutannya. Selanjutnya dikatakan,  bangsa yang sehat dan besar,  diawali dari keluarga,  khususnya pangan.  Oleh karenanya,  melalui forum ini,  masih kata Paiman,  harus dimanfaatkan sebaik mungkin, dan sekaligus disebarimple-mentasikan, khususnya kepada keluarga dan lingkungan.

Sementara itu,  Ir.  Lena Wahyu Marwati,  MMA,  Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Prov Jatim, selaku Narasumber menandaskan,  bahwa tetkait mutu dan keamanan pangan merupakan hal urgend dan mendesak untuk terus digalakkan dan dimantapkan.  ” Ujung tombak mutu pangan,  pangan sehat dan aman untuk di konsumsi adalah para kaum Ibu,  seperti halnya saya sendiri ” ungkap Ibu Lena panggilan akrabnya.

” Pangan Lumajang yang bermutu,  sehat dan aman,  harus menjadi kewajibam dan tekad jajaran Dinas Ketapang, dengan dukungan penuh semua pihak,  utamanya kaum ibu,  para Srikandi dan Kartini Pangan Lumajang ” ungkap Lena yang disambut secara riuh dan hangat oleh Forum.

Senada dengan Bu Lena, adalah Suharyadi,  SPd,  MKes dari Polteks Surabaya turut menyampaikan pemahaman terkait dengan mutu dan keamanan pangan.  Terkait pangan sehat dan aman,  disampaikan secara gamblang.  ” Semua pangan yang kita konsumsi,  harus bermutu,  sehat dan aman.  Pangan sehat dan pangan aman,  tidak harus mahal.  Semua pangan dapat kita hasilkan dari lingkungan kita sendiri ” demikian ungkap Suharyadi dalam paparan dengan berbagai gambar dan audio visual,  yang semakin merangsang ketertarikan forum.

Pantuan crew Sigempalnews,  bahwa selama kegiatan sosialisasi ini juga dilakukan pengujian sampel melalui Uji Rapid Test Kit,  terhadap beberapa jenis pangan olahan dan pangan segar yang diperoleh dari Pasar Baru Lumajang,  Pasar Sukodono dan Kantin Sekolah.  Dari hasil uji sampel,  menunjukkan,  masih ditemukan kandungan Boraks pada pangan olahan kerupuk puli,  ebi, cao hitam dan makaroni.  Untuk Rhodamin B ditemukan pada pangan olahan terasi dan cenil.  Sementara itu,  untuk Formalin, Pestisida Dan Method Yellow dinyatakan Nihil.

” Alhamdulillaah,  Dari beberapa sample uji,  beberapa Pangan Olahan Dan Pangan Segar Lumajang,  dinyatakan Aman untuk dikonsumsi ” ungkap Paiman sebelum menutup acara.  Namun demikian,  masih kata Paiman,  bahwa terhadap produk pangan olahan yang diketemukan Bahan Tambahan Pangan (BTP), dalam uji sampel ini,  baik Boraks maupun Rhodamin B,    merupakan warning bagi kita,  untuk segera  di minimalisir dan bahkan harus dihilangkan dari Pangan Lumajang.

Lebih lanjut Paiman menandaskan,  bahwa jajarannya segera koordinasi dengan Kodim 0821 Lumajang,  terkait peran teritorial Kodim melalui Danramil dan Babinsa untuk bersama-sama pendampingan Pangan Lumajang.

” Dari Pangan, kita hasilkan Warna Generasi Lumajang ke depan. Kesehatan anak cucu atas konsumsi pangam sehat dan aman tanggung jawab kita bersama.  Terima kasih para Kaum Ibu,  Selamat Hari Kartini,  mari terus kita gelorakan semangat dan implementasi Aksi-Gerakan Kembali ke Pangam Lokal (SI-GEMPAL).NKRI Harga Mati,  Sigarpun Bulat selalu di hati,  Pangan LUMAJANG – Untuk Indonesia ” demikian ungkap Paiman mengakhiri dan menutup acara,  yang sangat disambut penuh antusias para peserta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here