PELATIHAN PEMBUATAN ABON IKAN

0
912

Sebagai upaya untuk memasyarakatkan gemar makan-makanan berbahan dasar ikan, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang menjadi narasumber dalam Pelatihan Pembuatan Abon Ikan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Desa Kraton Kecamatan Yosowilangun. Kegiatan pelatihan tersebut bertempat di Balai Desa Kraton dan secara resmi dibuka oleh Kepala Desa setempat.Bapak Didik selaku Kepala Desa Kraton mengatakan bahwa di desa ini memiliki potensi ikan yang sangat melimpah. Ikan yang melimpah membuat pihak Perpustakaan Desa Kraton sebagai penyelenggara pelatihan ingin memanfaatkannya menjadi bahan olahan berupa abon.

Dinas Ketahanan Pangan dalam acara pelatihan menyampaikan bahwa ikan memiliki kandungan gizi yang tinggi berupa protein, lemak, vitamin dan mineral yang sangat baik untuk kesehatan dan tumbuh kembang anak. Ikan yang melimpah juga dapat memberikan suatu masalah dalam proses konsumsi, karena orang cenderung akan jenuh apabila mengkonsumsi ikan yang kurang berinovasi dalam mengolah makanan dari bahan dasar ikan. Olahan pangan dari bahan dasar ikan ini sebenarnya sangat banyak macamnya, salah satunya adalah abon ikan. Narasumber menyampaikan bahwa selama ini para ibu tidak begitu mempedulikan penataan penyajian makanan. Sementara hal itu dianggap sangat penting, karena penataan makanan yang tepat, mampu menaikkan selera makan. Narasumber juga memaparkan materi tentang sanitasi dan higienis dalam pengolahan pangan berbahan dasar ikan.

Setelah narasumber menyampaikan materi, langsung dilanjutkan dengan praktek pembuatan abon ikan. Kegiatan pelatihan pembuatan abon ikan diikuti oleh semua anggota Perpustakaan Desa Kraton. Pelaksanaan pelatihan pembuatan abon ikan ini membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam.

Praktek pembuatan abon ikan terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok ikan gabus, ikan tongkol, dan ikan lele. Setiap kelompok terdiri dari 5 anggota yang memiliki tugas masing-masing seperti mengolah ikan yang telah dikukus, membuat bumbu, menumis ikan dengan bumbu sampai menjadi abon. Harapan dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lumajang, pasca pelatihan dapat menularkan ilmu yang diperoleh kepada pengurus dan anggota PKK lain, termasuk tetangga kanan-kiri, serta bisa meningkatkan ekonomi warga desa setempat.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here