Resep Mingguan Bobor Ontong ( Jantung Pisang )

0
556

Kandungan gizi jantung pisang:

Dari laman Stylecraze.com, kandungan nutrisi jantung pisang dalam 100g, yaitu:

  • 51 kkal
  • Protein: 1.6g
  • Vitamin E: 1.07mg
  • Serat: 5.7mg
  • Lemak: 0.6g
  • Karbohidrat: 9.9g
  • Kalsium: 56mg
  • Fosfor: 73.3mg
  • Kalium: 553,3 mg
  • Magnesium: 48.7mg
  • Zat besi: 56.4mg
  • Tembaga: 13mg

Antioksidan kuat berupa flavonoid juga terkandung di dalam jantung pisang.

Manfaat Jantung Pisang

  1. Memperbaiki Suasana Hati

Dari laman Indiatimes.com, menyebutkan bahwa jantung pisang kaya akan kandungan magnesium. Dimana manfaat dari kandungan magnesium yaitu membantu untuk meningkatkan mood (suasana hati), serta dapat menurunkan tingkat stres yang di alami.

Mungkin inilah khasiat jantung pisang yang luar biasa, sehingga orang-orang tidak melulu bergantung pada obat-obatan anti depresan guna mengurangi kadar stress yang dialami.

Anda disarankan mencoba mengonsumsi jantung pisang ini sebagai gantinya, dengan kandungan kaya akan magnesium yang sangat penting.

Mengonsumsi jantung pisang ini berguna untuk menjaga mood, mengurangi rasa cemas, dan menangkal timbulnya stres dan depresi. Bisa dikatakan jantung pisang sebagai anti depresan alami yang tanpa efek samping.

  1. Mengobati dan Mencegah Sembelit

Sembelit atau susah BAB adalah salah satu masalah pencernaan yang umum terjadi. Anda bisa mengobatinya dengan mengonsumsi sayur jantung pisang, sehingga diharapkan bisa sembuh lebih cepat.

Selain buah pisang, jantung pisang juga memiliki kandungan serat yang lumayan tinggi, yang manfaat kandungan serat ini yaitu sangat penting untuk kesehatan sistem pencernaan, sehingga nantinya masalah sembelit bisa teratasi dengan baik.

Kandungan serat alami yang terkandung di dalam jantung pisang sangat bagus untuk mengatasi berbagai macam gangguan pencernaan.

Penjelasan dari laman Lifehack.org, bahwa masalah pencernaan seperti perut mulas, sakit perut, atau konstipasi, maka konsumsi jantung pisang adalah pilihan yang sangat disarankan guna menghilangkan gangguan pencernaan.

Jantung pisang memiliki kandungan serat tidak larut yang mampu mengurangi risiko konstipasi. Serat tidak larut berfungsi dalam membantu melancarkan buang air besar sehingga menghalangi timbulnya masalah sembelit dan diare.

Serat tak larut juga bekerja untuk membantu membersihkan racun dari usus besar secara maksimal, serta membantu mempertahankan kadar pH (tingkat keasaman) usus dalam kadar yang aman. Hal ini sangat penting untuk mencegah resiko kanker usus di dalam sistem pencernaan tubuh.

Selain itu, di dalam jantung pisang juga terkandung serat larut yang berfungsi untuk memperlambat proses pengosongan perut, hal ini berguna agar Anda bisa kenyang lebih lama, sehingga tercegah dari konsumsi makanan secara berlebihan.

Kedua jenis serat tersebut sangat penting, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengatasi berbagai masalah pencernaan.

  1. Membantu Mengatasi Diabetes

Anda bisa mengonsumsi jantung pisang yang bermanfaat untuk membantu mengatasi penyakit diabetes. Penyakit diabetes membuat Anda harus berhati-hati dari konsumsi asupan manis atau gula.

Dari laman Indiatimes.com, mengungkapkan bahwa ada sebuah penelitian yang menemukan bahwa kadar insulin pada pasien diabetes mengalami penurunan setelah mereka menerapkan konsumsi jantung pisang secara rutin. Tapi, studi ini masih belum terbukti secara klinis.

Dari laman Lifehack.org, bahwa orang yang terkena diabetes harus berjuang untuk menjaga tingkat gula darah mereka. Terdapat fakta bahwa jantung pisang memiliki kandungan tinggi serat, yang berfungsi sangat penting untuk membantu mencegah terjadinya lonjakan gula darah.

Lonjakan tingkat gula darah sangat berbahaya, karena dalam jangka panjang bisa mengakibatkan terjadinya komplikasi penyakit diabetes seperti penyakit ginjal dan kerusakan saraf.

  1. Mencegah Infeksi dan Peradangan

Jantung pisang mempunyai sifat anti inflamasi dan juga anti bakteri, hal ini sama seperti yang dimiliki oleh madu.

Dengan fungsinya sebagai anti bakeri dan anti peradangan, maka manfaatnya sangat penting dalam mengatasi masalah kesehatan seperti penyakit maag, infeksi jamur, radang sendi, serta berbagai masalah peradangan dan infeksi lainnya.

Dari laman Livestrong.com, ekstrak berbasis etanol dari jantung pisang mampu berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Escherichia coli, Subtalis Bacillus dan Bacillus cereus.

Selain itu mampu membantu proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi, hal ini dijelaskan oleh Mumtaz Jahan. Penelitian ini dipublikasian pada tahun2010 di “Journal of Chemical and Pharmaceutical Research”.

Pada studi lainnya yang dipublikasikan pada tahun 2011 di jurnal “Parasitologi Penelitian”, hasil studi menemukan bahwa ekstrak etil asetat yang ada di dalam jantung pisang mampu menghambat pertumbuhan “malarial parasite Plasmodium falciparum in vitro”. Namun, hal ini belum dibuktikan pada studi klinis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here